2021
Kepada Diriku yang 2020,
Tak terasa, setahun sudah dilewati dirimu. Tantangan yang kemarinnya seperti tidak mungkin dihadapi berakhir sudah. Dan kini saat nya rintangan baru muncul kembali. Kuharap dirimu tetapi semangat dan menjadi lebih tangguh bahkan dari yang sebelumnya. Apa saja yang telah kamu capai di 2020 ? Tentunya tidak sedikit kan? Coba kita lihat kebelakang.
Di awal tahun 2020 dirimu masih menggunakan iphone 5S yang kemudian retak di bulan Februari karena jatuh di kamar mandi umum saat kamu buang air besar. Sungguh bodoh tapi lucu sih. Layar 5S itu retak dan kemasukan air. Ajaibnya hape itu masih menyala. Beberapa hari setelahnya, dirimu dipaksa untuk mengganti hape tersebut dengan yang lebih layak. Seakan semesta ini menginginkan hal yang lebih baik untukmu. Disitu lah 5S digantikan dengan 5i. Sejatinya tidak digantikan karena hingga kini, keduanya masih setia menemani ku.
Hal baru tetap berlanjut bagai partikel - partikel udara yang tak kasat mata menyentuh lapisan kulit luarmu. Seperti, pertama kali berjalan kaki menuju kantor di trotoar yang begitu lebar yang hanya diinjakan oleh 1-2 pasang kaki. Gedung tinggi dan jalan raya yang begitu ramai menjadi tontonan setiap hari awalnya. Tentunya, hal yang tidak pernah diduga oleh siapapun terjadi di bulan Maret, ya, covid-19. Pandemi pertama terjadi dan mulai diterapkannya work from home alias bekerja dari rumah. Melainkan rumah disini adalah kosan untuk ku. Mulai lah keseharianku di ruangan 3x3 ini.
Bagi beberapa orang mungkin terkesan sangat kecil dan sempit. Tapi buatku, 3x3 ini menjadi sebuah pelajaran. Semuanya harus dimulai dari hal kecil. Diriku percaya kalau kamar ini bertujuan untuk melatih disiplin diri. Mulai dari membereskan kamar, menata barang dengan rapi, pada dasarnya diriku menyikapinya seperti ini : " Mampu ngga sih, aku merapikan kamar dan merawatnya dengan baik. Kalau yang kecil seperti ini saja tidak bisa, apalagi nanti kalau punya rumah besar? ".
Kurasa di 2020, aku belajar betapa sulitnya disiplin diri. Juga, betapa sangat mengerikannya untuk menyadari apa saja yang diriku lakukan dengan sadar. Semua nya terasa lebih terbuka. Semuanya menjadi hal yang di analisa. Apakah yang akan terjadi bila ku berbuat ini, apa yang akan terjadi bila ku tidak lakukan ini atau itu. Apa saja yang telah kulakukan sebelumnya dan sepertinya kedepannya bagaimana.
Tidak hanya tentang disiplin diri tapi kurasa setahun ini juga diriku belajar tentang pentingnya tanggung jawab. Baik ke diri sendiri, pekerjaan, ataupun orang terdekat. Tanggung jawab akan hal - hal yang terjadi karena diri kita sendiri.
Yang terakhir mungkin adalah bagaimana merasa tidak memiliki. Belajar melepas dan menyadari bahwa segalanya pasti berakhir dan segalanya tidak memiliki ke aku-an. Tapi tetap dengan adanya rasa tanggung jawab disana. Karena sebagai manusia memiliki kewajiban untuk itu.
Akhir kata, untuk diriku yang akan mengawali tahun 2021 ini. Tetap semangat ya! Belajar lebih fokus dan lebih hebat lagi dalam bersyukur. Tidak lupa juga ibadah nya mulai di rutinkan lagi. Kemudian ditambah sedekah sebisa dan semampunya yang penting ikhlas. Aku yakin kamu bisa. Selamat mengawali tahun 2021 diriku. Sampai jumpa di akhir tahun.
Dari diriku yang telah melewati 2020.
Komentar
Posting Komentar